
Menurut direktur TownHall Investment Research, Gerard Hallaren, BlackBerry Tour harus ditarik dari Sprint dan Verizon. Menurut Hallaren, masalahnya ada pada trackball di smartphone BlackBerry Tour. Dilihat dari desain trackball-nya tampak sangat kemasukan kotoran dan kemudian longgar sehingga tidak dapat digunakan lagi sebagaimana mestinya.
Hallaren menambahkan, pengguna BlackBerry Tour harus sering membersihkan trackball, dan tidak mengejutkan bahwa sebagian pengguna terkadang tidak melakukannya.
Sebanyak 50% BlackBerry Tour akhirnya ditarik dari Sprint. Hallaren menjelaskan, setidaknya dibutuhkan quality control 2 hingga 3% untuk biaya produksi.
Untuk itu, pihak Sprint berkomentar bahwa pihaknya akan segera bekerja sama dengan RIM untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat. Sprint menyarankan kepada pengguna BlackBerry Tour yang memiliki masalah trackball untuk mengunjungi Sprint Service & Repair Center.
Sementara pihak Verizon tampaknya tidak senang dan marah dengan masalah trackball di BlackBerry Tour. Bahkan, RIM belum secara resmi menyadari masalah BlackBerry Tour ini, namun akan berusaha untuk segera menyelesaikannya.
(Dikutip dari : www.klikp21.com)